Beranda Profil Desa Anggaran Informasi BUMDes Galeri Kontak
Dana Desa Menyusut, Pemdes Kepulungan Pastikan Program Prioritas Tetap Jalan

TU
Test User
3 minggu yang lalu

Pasuruan - Pemerintah Desa (Pemdes) Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) terkait Penetapan Perubahan APBDes Tahun 2026, Sabtu (7/3/2026).

 

Dalam forum tersebut, Kepala Desa Kepulungan, Didik Hartono, menyebut kondisi tahun 2026 ini sebagai momen yang akan tercatat dalam sejarah. Pasalnya, grafik penerimaan Dana Desa (DD) mengalami penurunan drastis.

 

"Yang saat ini kita laksanakan perlu dimasukkan dalam catatan sejarah. Di mana penerimaan Dana Desa adalah yang terendah dalam kurun waktu 11 tahun, atau sejak dana desa digulirkan pertama kali pada tahun 2015 lalu," ujar Didik di Balai Desa Kepulungan, Sabtu (7/3/2026) malam.

 

Didik menjelaskan, penurunan anggaran ini tidak hanya terjadi di desanya, melainkan merata di seluruh Indonesia. Hal ini merupakan dampak dari kebijakan pusat yang sedang masif membangun infrastruktur ekonomi kerakyatan.

 

Pemerintah pusat diketahui tengah membangun sekitar 84 ribu unit Koperasi Merah Putih (KDMP) dengan alokasi anggaran mencapai Rp 1,6 miliar per unit koperasi desa.

 

"Perihal pembangunan KDMP ini berimbas pada penurunan Dana Desa yang diterima oleh desa di seluruh Indonesia. Untuk Desa Kepulungan sendiri, penurunannya sebesar Rp 373.456.000," rincinya.

 

Meski 'kantong' desa sedang menyusut, Didik memastikan pelayanan dan program prioritas tetap berjalan. Ia menegaskan pihaknya patuh pada Permendesa Nomor 16 Tahun 2025 tentang petunjuk operasional penggunaan Dana Desa 2026.

 

Beberapa poin yang tetap menjadi prioritas antara lain Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, Penanganan Stunting, Ketahanan Pangan, dan Mitigasi Bencana

 

"Nanti pendamping desa akan menjelaskan lebih detail apa saja fokus penggunaan dana desa tersebut. Intinya, Desa Kepulungan tetap komitmen dan optimis membangun Indonesia serta menyejahterakan masyarakat sesuai kemampuan desa," pungkas Didik. (KIM Pulung)

File Laporan

Berita Terbaru